SMS (Short Message Service) bukan hal baru pada teknologi mobile, tetapi penggunaannya seolah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat kota. Tidak surut oleh kemajuan teknologi mobile seperti EMS, MMS, ringtone, gambar, ataupun video conference, cara bertukar informasi dengan SMS yang menggunakan teks sederhana masih tetap menjadi pilihan utama.
Tidak terbatas hanya untuk sarana komunikasi pengganti percakapan lisan diantara dua orang, SMS saat ini juga ramai digunakan untuk voting, kuis, lelang, banking, order barang, promosi, undangan, dan masih banyak lagi.
Apa Kelebihan SMS ?
SMS dapat menjadi populer tentunya karena memiliki kelebihan, dan kelebihan SMS justru terletak pada kesederhanaannya, sehingga mudah diaplikasikan. Semua ponsel memiliki fitur SMS, tidak perduli apakah ponsel tersebut mendukung 3G dengan fasilitas touch screen ataupun ponsel tempo dulu yang hanya memiliki 1 baris layar sederhana seperti kalkulator.
SMS juga tetap dapat dikirim walaupun ponsel penerima tidak dalam keadaan aktif dalam limit waktu tertentu, karena SMS memiliki validity period. Penyampaian SMS umumnya juga cepat dan tidak mengganggu. Biaya yang relatif murah juga menjadi salah satu alasan mengapa SMS digunakan secara luas.
Cara Kerja SMS
Pada saat kita mengirim pesan SMS melalui ponsel, maka pesan SMS itu tidak akan langsung dikirim ke ponsel tujuan, akan tetapi terlebih dahulu dikirim ke Short Message Service Center (SMSC), yang merupakan jaringan telepon selular yang menangani pengiriman SMS. SMSC bekerja dengan prinsip store and forward. Kemudian oleh SMSC baru dikirimkan ke ponsel yang dituju.
Melalui keberadaan SMSC, kita dapat mengetahui status dari SMS yang dikirim, apakah telah sampai atau gagal diterima oleh ponsel tujuan. Apabila ponsel tujuan dalam keadaan aktif dan menerima SMS yang dikirim, ia akan mengirim kembali pesan konfirmasi ke SMSC yang menyatakan bahwa pesan telah diterima.
Tetapi jika ponsel tujuan dalam keadaan mati atau diluar jangkauan, SMS yang dikirimkan akan disimpan pada SMSC sampai periode validasi terpenuhi. Jika periode validasi terlewati maka SMS akan dihapus dari SMSC dan tidak dikirim ke ponsel tujuan. Selain itu, SMSC juga akan mengirim konfirmasi kepada pengirim yang menyatakan pesan yang dikirim belum diterima atau gagal.Berikut adalah skema pengiriman SMS.
SMS Gateway
SMS gateway merupakan sistem aplikasi untuk mengirim dan/atau menerima SMS, terutama digunakan dalam aplikasi bisnis, baik untuk kepentingan promosi, service kepada customer, pengadaan content produk atau jasa, dan sebagainya.
Karena merupakan sebuah aplikasi, maka fitur-fitur yang terdapat didalam SMS gateway dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan, beberapa fitur yang umum dikembangkan dalam aplikasi SMS gateway adalah:
1.Auto-reply.
SMS gateway secara otomatis akan membalas SMS yang masuk. Contohnya untuk keperluan permintaan informasi tertentu (misalnya kurs mata uang, jadwal perjalanan), dimana pengirim mengirimkan SMS dengan format tertentu yang dikenali aplikasi, kemudian aplikasi dapat melakukan auto-reply dengan membalas SMS tersebut, berisi informasi yang dibutuhkan.
2.Pengiriman masal.
Disebut juga dengan istilah SMS broadcast, bertujuan untuk mengirimkan SMS ke banyak tujuan sekaligus. Misalnya untuk informasi produk terbaru kepada pelanggan.
3.Pengiriman terjadwal.
Sebuah SMS dapat diatur untuk dikirimkan ke tujuan secara otomatis pada waktu tertentu. Contohnya untuk keperluan mengucapkan selamat ulang tahun.
Untuk membuat sebuah SMS gateway, Anda perlu mengenal hal-hal yang berhubungan dengan SMS gateway itu sendiri.
Sebuah aplikasi SMS gateway dapat menggunakan jalur SMSC untuk pengoperasiannya, keuntungannya adalah penggunaan nomor pendek yang mungkin dapat terdiri dari 3 atau 4 digit saja, misalnya 222, 9090, dan seterusnya. Contohnya seperti saat Anda mengikuti polling SMS Indonesian Idol, nomor pendek ini disediakan oleh operator jaringan SMSC.
Jalur SMSC juga dapat mengirim SMS dalam jumlah banyak dalam waktu yang relatif singkat. Hanya saja untuk membuat SMS gateway dengan menggunakan jalur SMSC, Anda harus memiliki jalur koneksi ke operator selular, dan ini bukan hal yang mudah untuk pelaku bisnis dalam skala kecil ataupun individu. Umumnya layanan ini digunakan jika aplikasi yang kita buat dapat menghasilkan lalu lintas SMS yang tinggi.
Selain itu alternatif infrastruktur yang lebih sederhana dan mudah didapatkan, yaitu membuat SMS gateway yang menggunakan ponsel ataupun modem GSM/CDMA sebagai media pengirim/penerima SMS, dimana ponsel atau modem GSM/CDMA tersebut terpasang pada sebuah komputer. Tentu saja SMS tersebut sebenarnya tetap terkirim melalui SMSC, hanya saja melalui rute yang lebih panjang karena tidak memiliki koneksi langsung ke SMSC, karena itu kapasitas dan kecepatan pengirimannya tidak sebaik performa jika langsung menggunakan jalur SMSC. Karena relatif lebih mudah untuk diimplementasikan, SMS gateway dengan menggunakan ponsel atau GSM/CDMA modem cukup berkembang dan banyak digunakan.
Lalu apa perbedaannya jika menggunakan ponsel, modem GSM, atau modem CDMA? Apa pilihan terbaik? Sangat tergantung pada kebutuhan Anda sendiri, modem GSM/CDMA memang di desain bekerja untuk keperluan SMS gateway, memiliki performa yang baik dan stabil dibandingkan dengan ponsel biasa. Tetapi penggunaan ponsel untuk keperluan SMS gateway juga dapat dipertimbangkan jika sistem SMS gateway yang digunakan tidak terlalu berat dan masih dapat ditangani melalui ponsel.
Sedangkan modem GSM atau modem CDMA, sesuai dengan namanya, dibedakan oleh jaringannya, apakah menggunakan GSM atau CDMA. Untuk saat ini modem GSM lebih banyak digunakan karena jaringan GSM yang lebih stabil. Modem CDMA tetap merupakan alternatif menarik yang mungkin berguna untuk kondisi tertentu. Misalnya jika memiliki perhitungan biaya pulsa yang lebih murah, atau kalangan penerima SMS dari sistem SMS gateway merupakan mayoritas pengguna ponsel CDMA.
Cara kerja modem GSM/CDMA mirip dengan modem dial-up yang biasa gunakan untuk koneksi Internet melalui line telpon. Perbedaannya adalah modem dial-up mengirim dan menerima data melalui line telpon, sedangkan modem GSM/CDMA mengirim dan menerima data melalui gelombang radio.
Library SMS Gateway
Inti dari sebuah SMS gateway adalah mesin atau engine pengiriman dan penerima SMS, sehingga developer dapat menggunakan function-function yang telah disediakan engine tersebut dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dan database.
Salah satu komponen ActiveX yang dapat digunakan untuk keperluan SMS gateway adalah FBUS yang dapat digunakan oleh programer Visual Basic ataupun bahasa pemrograman lain yang mendukung control ActiveX. Saat ini tidak mudah mendapatkan komponen SMS gateway yang gratis dan berkualitas, terutama untuk platform Windows tetapi versi FBUS Lite dapat didownload secara gratis.
Library/komponen lain yang dapat Anda pergunakan adalah Boomerang GSM yang dibuat dengan bahasa pemrograman Delphi, tetapi juga disediakan library ActiveX yang dapat digunakan oleh Visual Basic.
Untuk lingkungan platform keluarga Linux, salah satu pilihan yang populer adalah Kannel. Selain SMS gateway, Kannel juga merupakan WAP gateway. Pilihan populer lainnya dalam lingkungan Linux adalah Gnokii.
Referensi
Andi. Membangun Aplikasi SMS Gateway untuk Perguruan Tinggi.http://andi.staff.uii.ac.id/2008/08/13/membangun-aplikasi-sms-gateway-untuk-perguruan-tinggi/.
Muhadkly (Acho). SMS Gateway Menggunakan Gammu. www.ilmukomputer,com.
Nurjadi, Joko. Konsep Pembuatan SMS Gateway.
http://www.infogue.com/viewstory/2008/08/19/konsep_pembuatan_sms_gateway/?url=http://jokonurjadi.blogspot.com/2008/08/konsep-pembuatan-sms-gateway.html.
SMS Gateway. http://id.wikipedia.org/wiki/SMS_Gateway.
Tim Penelitian dan Pengembangan Wahana Komputer. Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Akademik Berbasis SMS dengan Java. Salemba Infotek. Semarang. 2005.
|
1 komentar
]